Ini Tanggapan MCAS Soal Promosi Saham Raffi Ahmad dan Ari Lasso

IDXTainment
Shifa Nurhaliza
Selasa, 05 Januari 2021 18:00 WIB
Perseroan pun mengungkapkan sejumlah fakta dan tanggapan, dan menegaskan tidak memiliki hubungan bisnis dengan kedua public figure tersebut.
Ini Tanggapan MCAS Soal Promosi Saham Raffi Ahmad dan Ari Lasso. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menanggapi isu promosi saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) yang dilakukan selebriti Raffi Ahmad dan Ari Lasso melalui akun Instagram pribadinya yang menuai kritik publik. Perseroan pun mengungkapkan sejumlah fakta dan tanggapan, dan menegaskan tidak memiliki hubungan bisnis dengan kedua public figure tersebut.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan bahwa BEI saat ini telah mengirimkan permintaan penjelasan kepada emiten terkait yakni MCAS.

“Untuk mengklarifikasi hal ini, kami telah mengirimkan permintaan penjelasan kepada emiten terkait. Kita tunggu dulu tanggapannya ya,” jelasnya kepada awak media, Selasa (5/1/2021).

Perseroan pun langsung menanggapi surat PT Bursa Efek Indonesia (IDX) S-00038/BEI.PP2/01-2021, mengenai Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa terkait dugaan promosi atau endorsement kepada kedua public figure yakni Raffi Ahmad dan Ari Lasso.

“Menanggapi surat PT Bursa Efek Indonesia (IDX) S-00038/BEI.PP2/01-2021, tertanggal 5 Januari 2021 mengenai Permintaan Penjelasan Atas Pemberitaan di media massa, Perseroan ataupun grup Perseroan tidak melakukan endorsement dengan kedua public figure tersebut untuk merekomendasikan saham Perseroan,” tulis Direktur dan Corporate Secretary MCAS, Rachel Stephanie M.Siagian, dalam keterangan tertulis perseroan, Selasa (5/1/2021).

“Sehubungan dengan testimoni dari kedua public figure yang dimaksud, perlu kami sampaikan bahwa keputusan investasi dari Bapak Raffi Ahmad dan Bapak Ari Lasso merupakan keputusan personal dan Perseoan tidak memiliki hubungan bisnis dengan kedua public figure tersebut,” lanjut Rachel.

Dengan adanya kejadian tersebut, Direktur Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Laksono W. Widodo menyampaikan bahwa ini merupakan fenomena baru dan akan segera memanggil para influencer atau selebriti tersebut.

“Ini fenomena baru. Terkait maraknya transaksi oleh retail dan juga dengan fenomena influencer melalui sosial media. Walaupun ada aturan mengenai ini, approach yang akan di pakai adalah persuasi dan edukasi kepada para influencer. Kita melihatnya positif, membantu kita untuk market deepening. Kita perlu ajak mereka diskusi supaya tahu risiko-risiko dan dampaknya secara keseluruhan,” pungkas Laksono. (*)

Baca Juga