Disuntik Dana Segar, Saham Tokopedia Diborong Google dan Temasek

Market News
Fahmi Abidin
Selasa, 17 November 2020 08:30 WIB
Perusahaan e-commerce asal Indonesia dilaporkan mendapat suntikan dana investasi besar dari Google dan Temasek asal Singapura.
Disuntik Dana Segar, Saham Tokopedia Diborong Google dan Temasek. (Foto: Ist)

IDXChannel - Perusahaan e-commerce asal Indonesia dilaporkan mendapat suntikan dana investasi besar dari Google dan Temasek asal Singapura.

Melansir Nikkei Asian Review, Senin (16/11/2020), Google disebut menguasai 1,6% saham Tokopedia, sementara Anderson Investments yang berafiliasi dengan Temasek memiliki 3,3% saham. Hal itu berdasarkan dokumen yang diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM tertanggal 4 November 2020.

Saham Tokopedia yang dipegang Google diperkirakan bernilai Rp16,7 miliar, sementara saham yang dimiliki Anderson bernilai Rp33,4 miliar. Namun, angka tersebut belum mencerminkan modal yang sebenarnya disuntikkan oleh kedua belah pihak, dan investasi akan datang dalam beberapa tahap.

Dilansir Okezone, Google dan Temasek berpeluang meningkatkan kepemilikan saham mereka di Tokopedia di masa depan. Sebelumnya, Bloomberg melaporkan bahwa Tokopedia ingin mengumpulkan sekitar USD350 juta (Rp4.9 triliun) dari kedua pihak.

Seperti diketahui, SoftBank Group telah menjadi pemegang saham terbesar di Tokopedia dengan 33,9% saham melalui berbagai entitas, termasuk Vision Fund. Namun, SoftBank melepas sebagian sahamnya di pasar sekunder, di mana kepemilikannya terlihat menurun dibandingkan Mei. Alibaba Group menjadi pemegang saham terbesar kedua dengan kepemilikan 28,3%.

Investasi Google di Tokopedia menjadi suntikan modal kedua ke unicorn asli Indonesia, setelah sebelumnya berinvestasi di Gojek pada 2018. Dengan menguasai 6,9% saham, menjadikan Google sebagai pemegang saham terbesar kedua di Gojek setelah Gamvest, sebuah entitas yang dimiliki oleh investor Singapura GIC, mulai pertengahan Juli.

Keesepakatan terbaru dari Google menjadi investasi ketiga tahun ini oleh perusahaan teknologi besar AS ke unicorn Indonesia. Sebelumnya, Microsoft telah melakukan suntikan modal ke Bukalapak yang merupakan saingan Tokopedia. Facebook dan PayPal juga berinvestasi ke Gojek pada Juni lalu. (*)

Baca Juga