Ekonomi Syariah Berkembang, Potensi Zakat di RI Capai Rp217 Triliun

Market News
Kunti Fahmar Sandi/Sindo
2 hari yang lalu
Berkembangnya ekonomi syariah juga meningkatnya potensi zakat secara nasional hingga Rp217 triliun dan Rp233 triliun potensi wakaf produktif. 
Ekonomi Syariah Berkembang, Potensi Zakat di RI Capai Rp217 Triliun. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Berkembangnya ekonomi syariah juga meningkatnya potensi zakat secara nasional hingga Rp217 triliun dan Rp233 triliun potensi wakaf produktif. 

Menurut Ketua Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB), Jaenal Effendi selain didukung keberadaan bank syariah hasil merger, ekonomi syariah juga berpotensi tumbuh pesat apabila potensi besar keuangan sosial atau ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) bisa dimanfaatkan sepanjang tahun.

“Triliunan potensi ZISWAF ini bisa bermanfaat apabila dimaksimalkan pengumpulan dan distribusinya bagi masyarakat yang berhak,” kata Jaenal di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Ziswaf melalui mekanisme perlindungan sosialnya dalam melindungi kaum yang lemah mampu membantu dalam mengatasi ancaman krisis di tengah pandemi Covid-19. Hal ini juga diperkuat dengan status kedermawanan masyarakat Indonesia, dimana Indonesia juga berhasil menjadi negara paling derwaman dalam World Giving Index. 

Selain itu, dengan adanya vaksin covid-19 ini diharapkan pemulihan ekonomi dapat berjalan dengan baik sehingga diharapkan  ekonomi dan syariah dapat terus tumbuh positif. Meski berpeluang tumbuh positif, sambung Jaenal, pengembangan ekonomi syariah sepanjang 2021 disebut harus mampu menjawab sejumlah tantangan. 

“Salah satunya, harus ada langkah untuk mengatasi masalah terbatasnya jangkauan lembaga keuangan syariah ke pelosok negeri,” unggahnya.

Menurut Jaenal LKS atau lembaga keuangan syariah yang umumnya telah hadir hingga ke desa-desa adalah dalam bentuk BMT atau koperasi syariah. Sehingga jangkauan pendanaan maupun pembiayaan pada bank syariah masih cukup terbatas pada kota atau kabupaten. 

"Dalam hal ini perbankan syariah harus melakukan perluasan jaringan. Permodalan di bank syariah juga harus ditingkatkan agar perluasan jaringan dapat dilakukan,” imbuhnya. (*)

Baca Juga