Serba Bisa, Yuk Intip Perjalanan Menko Luhut Jadi Menteri Ad Interim

Market News
Shifa Nurhaliza
Jumat, 27 November 2020 15:15 WIB
Setelah sebelumnya Edhy Prabowo ditangkap, untuk sementara Menko Luhut Pandjaitan menjadi Ad Interim Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).
Serba Bisa, Yuk Intip Perjalanan Menko Luhut Jadi Menteri Ad Interim. (Foto: Ist)

IDXChannel - Setelah sebelumnya Edhy Prabowo ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, pada Rabu (25/11/2020) atas dugaan tindak korupsi benih lobster oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk sementara Menko Luhut Pandjaitan menjadi Ad Interim Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dilansir Okezone, Jumat (27/11/2020), Menteri Ad Interim biasanya ada, karena terdapat kekosongan kursi Menteri definitif. Posisi Menteri Ad Interim biasanya juga diisi oleh Menteri dari bidang yang berkaitan. Seperti diketahui Kementerian Kelautan dan Perikanan berada di bawah koordinasi Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi. Sebelumnya ia juga sempat menjabat Menteri Ad Interim Perhubungan dan ESDM.

Berikut rangkap perjalanan Menko Luhut Jadi Menteri Ad Interim, yang dirangkum Okezone, Jumat (27/11/2020).

1. Menteri Ad Interim ESDM :
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 15 Agustus 2016 memutuskan untuk memberhentikan Arcandra Tahar dari jabatannya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Secara bersamaan, Luhut Binsar Pandjaitan juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM.

Terhitung sudah tiga minggu Luhut menjabat sebagai Plt Menteri ESDM. Ternyata, mengemban dua tugas dan jabatan itu tidak mudah. Luhut mengaku kelelahan dengan setumpuk tugas Menteri ESDM yang diembannya.

2. Menteri Ad Interim Perhubungan :
Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ditugasi sebagai pelaksana tugas (Plt) Menteri Perhubungan oleh Presiden Joko Widodo. Menko Luhut menggantikan sementara posisi Budi Karya Sumadi yang saat ini positif virus corona (Covid-19).

Usai ditunjuk, Menko Luhut langsung memberikan arahan kepada seluruh pejabat dan pegawai di Kementerian Perhubungan. Dirinya meminta agar seluruh pegawai menjaga kebersihan lingkungan kantor.

3. Menteri Ad Interim KKP :
Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar mengatakan, dalam rangka efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi KKP, maka Menteri Sekretaris Negara telah mengeluarkan surat penunjukkan. Dalam surat tersebut diputuskan jika Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai Menteri KKP Ad Interim.

"Surat penunjukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim," ujarnya dalam surat edaran KKP, yang dikutip. (*)

Baca Juga